Rabu, 09 April 2014

Tentang sebuah rasa

aku lalu kamu hingga berubah menjadi kita.
kita lalu kamu hingga berubah menjadi aku.
aku gak tau cara ngadepin kamu. aku gak ngrti perasaan kamu. setiap kali aku tanya kenapa , kamu pasti selalu jawab gak apa2. gak aku temuin jawaban. lantas ketika aku gak nanya kenapa, kamu berharap aku tanya kenapa. ketika aku diam, kamu fikir aku bosan.
kamu uji aku hasilnya nol. katanya aku sayang aku cinta tapi ternyata semua berbanding terbalik.
aku pendusta. hina dimata kamu. cuma mampu kecewain kamu. gak mampu mempertanggung jawabkan ucapan.
entah aku yang terlalu bodoh atau kamu yang terlalu pintar. sampai saat ini kamu yang mampu mengerti aku. tanpa aku mengerti kamu. sampai saat ini kamu yang mengoreksi detail tingkah laku aku. bahkan aku gak mengerti apapun. tanpa kamu aku emg bisa ? yang sudah terbiasa denganmu , tanpamu aku kehilangan bagian hidup aku.
entahlah... perasaan yang tak pernah bisa aku tafsirkan.
seperti kamu tlah begitu lekat hingga sangat sulit untuk dilepaskan.
aku tak mampu membahagiakanmu. memberikan kebahagiaan sesungguhnya.
seringkali aku gagal mengendalikan amarah dan sering kali mampu menahan tangis. tapi bersamamu semua itu tak mampu aku bendung. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar