Rabu, 09 April 2014

Tentang sebuah rasa

aku lalu kamu hingga berubah menjadi kita.
kita lalu kamu hingga berubah menjadi aku.
aku gak tau cara ngadepin kamu. aku gak ngrti perasaan kamu. setiap kali aku tanya kenapa , kamu pasti selalu jawab gak apa2. gak aku temuin jawaban. lantas ketika aku gak nanya kenapa, kamu berharap aku tanya kenapa. ketika aku diam, kamu fikir aku bosan.
kamu uji aku hasilnya nol. katanya aku sayang aku cinta tapi ternyata semua berbanding terbalik.
aku pendusta. hina dimata kamu. cuma mampu kecewain kamu. gak mampu mempertanggung jawabkan ucapan.
entah aku yang terlalu bodoh atau kamu yang terlalu pintar. sampai saat ini kamu yang mampu mengerti aku. tanpa aku mengerti kamu. sampai saat ini kamu yang mengoreksi detail tingkah laku aku. bahkan aku gak mengerti apapun. tanpa kamu aku emg bisa ? yang sudah terbiasa denganmu , tanpamu aku kehilangan bagian hidup aku.
entahlah... perasaan yang tak pernah bisa aku tafsirkan.
seperti kamu tlah begitu lekat hingga sangat sulit untuk dilepaskan.
aku tak mampu membahagiakanmu. memberikan kebahagiaan sesungguhnya.
seringkali aku gagal mengendalikan amarah dan sering kali mampu menahan tangis. tapi bersamamu semua itu tak mampu aku bendung. 

broken

No respon in facebook!!
Kekecewaan yg ku rasakan saat ini.
Gak ad respon yg berarti, mana kt2 yg slalu kmu sebut2, apakah it isi hatimu yg sesungguh ny? respon yg sangat dingin, kecewa!
Belum menemukan kebahagiaan yg sesungguh ny
Janganlah mengucapkan sesuatu jika kita tidak bisa mempertanggungjawabkan ucapan kita tersebut.
Tumbenan sharian ni hp gak bunyi, biasa ny subuh ud bunyi trs, gk dengar lgi kata2 it yg stiap hr gw baca, mungkin ud bosan kali ya ngirim kta2 it.
Kata ny si Garing, 
Tp memng iy garing, 
Sengja d bikin garing,
Tp ko gk d tanya knp?
malah d cuekin gitu aj, 
Lalu d tinggal pergi entah kemana, 
Lalu sendiri lg deh gw,

sebegitu rendah dan hinanyakah aku dimatamu ?
aku pendusta ! hanya mampu berkata, bertutur dengan seindah-indahnya penuturan.
beri aku satu nama orang yang sempurna di indonesia !
beri aku satu nama orang yang gak pernah berdusta ?
beri aku satu nama elit politik yang gak mampu berkata-kata manis ?
beri aku satu nama orang yang cuma punya sisi positif !
beri aku satu nama orang yang paling pengertian didunia !
beri aku satu nama saja dari semua itu .
‪#‎nothing‬

Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampe nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat

Senin, 10 Maret 2014

Dalam Renungan & Membisunya Aku

Aku mengorbankan yang lainnya, aku kehilangan sebagian hanya untuk sebagian yang lainnya.
Hari ini aku dapat pelajaran. Pelajaran kehidupan yang mengajarkan aku tentang sebuah ketelitian, kesabaran, dan ketenangan.
Aku panik, aku takut, aku gelisah, aku bersalah, aku menyusahkan, dan aku menyedihkan.
Teliti itu harus, ketika panik tenang adalah wajib.
Maafkan aku yang masih belajar untuk bisa berjalan.
Berjalan diatas rel kehidupan.
Aku berusaha mampu menyelesaikan masalah sendiri. Namun aku salah, aku masih butuh orang lain.
Tuhan membantuku ketika aku tetumbur tembok besar dikegelapan, Tuhan beri tahu aku jalan untuk keluar. Jujur waktu itu aku benar-benar panik untuk cari jalan, syukur Tuhan masih sayang sama aku.
Maafkan aku untuk hari ini dan hari-hari sebelum ini.
Aku memang sering kali salah. Salah jalan, salah pilih dan salah bertindak.
Tapi dari semua ini aku mencoba belajar benar dalam renungan dan membisunya aku.

Catatanku:2november2014

Syair malam Ini

Aku mencintaimu.
Jika waktu tetap berjalan. Aku pun akan ikut berjalan, hingga akhirnya aku bertemu dengan mu.
Jika punuk merindukan bulan, sama halnya denganku. Tapi aku tak merindukan bulan melainkan merindukanmu.
Jika esok matahari akan terbit, aku pun akan ikut terbit agar aku bisa melihatmu sepanjang hari.

Tak peduli seberapa jauh jarak kita. Yang terpenting adalah hari ini dan seterusnya kau dan aku tetap kita.


Minggu, 09 Maret 2014

Cinta Itu Bukan Virus

Banyak orang bilang cinta pada lawan jenis itu virus alias penyakit. Padahal, cinta itukan rahmat dari Allah.
Dia Rahmat dari Allah. Agar kita bisa lebih bijak dalam kehidupan ini.
Maksudnya, agar kita bisa merasakan bagaimana cinta itu. Lalu kita berusaha agar punya perasaan seperti itu kepada Allah. Karena rasa tak bisa di terangkan, tak bisa diajarkan. Rasa hanya bisa dimengerti dan dialami.
Agar cinta tak jadi penyakit, kembalikan semua rasa pada Sang Penggenggam Hati kita.
Cinta itu bukan virus, bukan penyakit. Cinta itu rahmat dari Allah.
Cinta itu bukan penyakit, asal jangan ada nafsunya.
Cinta itu rahmat. Rahmat itu tak selalu berupa tawa, ia juga bisa berwujud tangis. (Inspirasi from : Jazimah Al-Muhyi)


Dewasalah



aku..
anak bungsu.
punya dua orang mas dan tiga orang mbak.
aku..
selalu menganggap diriku masih kecil.
tak pernah mengerti bagaimana menghargai.
aku..
selalu egois. marah jika apa yang aku ingin tidak aku dapatkan.
cengeng. cemen.
aku..
selalu dirayu dan dibujuk. namun tetap bersikeras untuk apapun yang aku mau, harus aku dapat.
keras kepala. tak pernah mau mengalah.
sering bersikap konyol. berfikir bodoh. berpenampilan norak. bekerja lamban.
aku benci untuk harus mengakui ini.
aku masih kurang disiplin. masih semua tak bisa siapkan sendiri. masih semua masalah harus mas atau mbak aku yang turun tangan.
lalu kapan aku bisa dewasa ?
jangankan untuk jaga orang tua aku , untuk bahagiain mereka, hanya sekedar untuk diri sendiri saja aku masih belum matang.
aku malu.
aku ilfil sama diri aku sendiri.
berani tampil sendiri. berani berdiri sendiri. tapi, tak punya bekal apa-apa.
sok tahu. tapi, salah.
gagal.
aku tak terlalu dekat dengan keluarga. hanya ketika aku butuh aku cari mereka.
ironiskan ?
cukup miris.
akhirnya aku harus dewasa. mencoba belajar dari masalalu. dari hal yang pernah aku lalui.
mencoba memahami. mencoba perbaiki. untuk menjadi yang lebih baik. lebih baik dari sebelum, dan begitu setiap hari, menjadi lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi. itu harapanku.
namun manusia hanya bisa berencana. sampai saat ini tak kutemukan perubahan yang berarti. semua hampir sama saja. aku tak berubah. masih egois. tak dituruti aku marah. tak diberi, aku lari. keras kepala. hanya memikirkan diri sendiri. usahaku tak maksimal untuk merubah diri.
siapapun... katakan salahku. tegur aku jika aku salah. ingatkan aku ketika aku lupa.
dan ternyata hidupku masih bergantung kepada orang lain.cukup memalukan.


Durasi Film



Hidup gue gak kayak durasi film. yang cuma punya waktu 2 jam. gue gak pernah tau durasi hidup gue. gue gak tahu entah berakhirnya kapan. tokoh dalam film cuma butuh waktu gak kurang dari 5 menit buat buat berubah dan bangkit lagi. proses yang mereka lalui gak lebih dari 2 jam. itu udah termasuk akhir.

Difilm 8 tahun kayak 10 menit aja. tapi buat hidup gue gak bisa gitu. proses yang mesti gue jalani 
panjang. kayak air terjun yang mengalir dari tempat tinggi lalu turun kesungai terus mengalur melewati bebatuan dan terus berusaha hingga akhirnya sampai ketujuan berkumpul dengan air dari banyak sungai di lautan yang luas.